Kata Ganti Perorangan
|
Subject
|
Object
|
Possessive
Adjective
|
Possessive
Pronoun
|
Reflesive
Pronoun
|
|
I
|
me
|
My…….
|
Mine
(milikku)
|
Myself
(aku sendiri)
|
|
You
|
you
|
Your…..
|
yours
|
yourself
|
|
They
|
them
|
Their…..
|
theirs
|
themselves
|
|
We
|
us
|
Our…..
|
ours
|
ourselves
|
|
She
|
her
|
Her…..
|
hers
|
Herself
|
|
He
|
him
|
His…..
|
his
|
Himself
|
|
It
|
it
|
Its…….
|
-
|
Itself
|
Kegunaan:
1. Subject: Kebanyakan terletak pada
awal kalimat sebagai pelaku.
Example: They help me ; I love
you ; You are clever.
2. Object: Kebanyakan terletak pada
akhir / tengah kalimat sebagai orang / objek yang dikenai pekerjaan.
Example: They help me; She loves you; I
take it.
3. Possessive adjective / Kata sifat
kepemilikan: Bisa terletak dimana saja dalam kalimat yang berfungsi
melengkapi kata benda untuk menunjukkan kepemilikan. Jadi, ia tidak bisa
berdiri sendiri.
Example: My hobby is reading; That is your book.
4.
Possessive Pronoun / Kata ganti kepemilikan : Bisa
terletak dimana saja dalam kalimat yang berfungsi menggantikan “ Possessive
Adjective + Kt benda ” . Jadi , ia tidak bisa berdiri sendiri.
Example: This is my bicycle, and where is yours? Oh, It’s mine.
=( Ini sepeda saya dan dimana milikmu?
Oh ini milikku).
5. Reflexive Pronoun / Kata ganti diri :
Biasanya terletak setelah kata kerja yang berfungsi untuk menunjukkan :
a. Pekerjaan itu dilakukan sendiri oleh
subjek tersebut .
Example: Please , help yourself; We can finish this job by ourselves.
b. Pekerjaan itu mengarah kepada diri sendiri
si pelaku sendiri.
Example: I believe in myself, just look at yourself !
c.Pekerjaan itu dilakukan sendirian tanpa
adanya orang lain disekitarnya / sendirian tanpa teman.
Example: I like fishing by myself; Antony lives here by himself.
=(Saya suka memancing sendirian ;
Antony tinggal di sini sendirian).
d.Pekerjaan itu benar- benar dilakukan oleh
si pelaku / berfungsi untuk menguatkan kalimat pertanyaan.
Example: I my self will help him, =( saya sendirian yang akan membantunya)
Kesesuaian Antara Subjek dan Kata Kerja
Apa itu Concord /
Agreement ?
Concord / Agreement adalah
kesesuaian antara subyek (pelaku ) dengan predikat ( kata kerjanya).
Maksudnya
yaitu apabila bentuk Subjek adalah Tunggal maka harus diikuti dengan kata kerja
bentuk tunggal. Dan apabila bentuk Subjek adalah jamak maka harus diikuti
dengan kata kerja bentuk jamak.
Pelajari
ketentuan-ketentuan berikut ini:
A. Subjek Yang Selalu
Diikuti Kata Kerja Bentuk Tunggal :
1.
Subjek dengan kata ganti orang ketiga tunggal ( he, she, it ) dan I (
khusus untuk penggunaan ‘was’ dan ‘am’ ).
Example: He
wants to be an actor.
She
takes a pen.
It
was late to see him now.
I
am thirsty and he is too / I was thirsty and he was
too.
Perhatikan:
-
I have done my homework and he has too.
(
Kata ‘I’ disini bertemu dengan kata kerja bantu bentuk jamak tapi bukan berarti
kata ‘I’ atau saya tersebut merupakan
subjek jamak . Yang benar bahwa subjek ‘I’ memang selalu di ikuti “have dan do” bukannya “ has atau does” sebagaimana subjek tunggal yang lain.
2.
Subjek tunggal dengan frasa kata depan
:(together with, accompanied by, along with,as well as; dan juga kata depan
seperti ; on, in, of, dan lain lain.
Example: - The leader of the gangsters is
sick.
- The President accompanied by five minister,
often visits market.
- The flood in many big cities has many bad
impacts.
Akan tetapi behati hatilah dengan kalimat :
- The books in the
library are not so interesting for us.
- Some rooms of the hotel
have been occupied.
3. Gerund / kata
kerja bentuk –ing yang berfungsi sebagai
subject.
Example: - Playing card is not good
for children.
- Using computer in the class has helped
teacher to explain lesson.
4. Subject
dengan kata ganti yang selalu dianggap tunggal :anyone, anybody (siapapun),
anything (apapun), ,everyone(semua orang), everything(segalanya),none(tak
satupun), no one /no body( tak seorangpun),someone / some body(seseorang),
something(sesuatu), each (tiap-tiap).
Example: -Nobody is perfect.
-Someone has stolen my wallet.
-Everything is good when Steven is here.
-No one wants to help him.
5.
Subjek dengan kata benda kolektif (Collective Noun) : Yaitu kata benda jamak
tapi menggunakan kata kerja bentuk tunggal: ( family, goverment, team, group,
organization, committee, congress, class, club, jury, public, ministry, firm,
staff, crowd,dll).
Example: -The government has decided
to rise the fund in education.
-My
family is the happiest family in the word.
-The committee is
deciding who will be the winner of the game.
6.
Subjek yang menyatakan jumplah jarak, berat, uang, waktu, prosentase, volume
dianggap tunggal.
Example: - 24 hours is the amount of
hours in a day.
- 12 month has 365
days.
- sixty percent of
Indonesian people is farmer.
B. Subjek Yang Selalu Diikuti Kata kerja
Bentuk Jamak:
1.
Subjek dengan kata benda yang selalu berbentuk jamak : ( trousers, scissors,
jeans, shorts, pants, shoes, glasses, parents, dll).
Example:- These shoes are
expensive.
- My parents are really busy right now.
Catatan:
Akan
tetapi bila diimbuhi dengan kata “ a pair of; a couple of ” maka kata kerjanya
harus berbentuk tunggal.
Example: - A pair of shoes is under
the chair.
- A pair of glasses I
bought last night was very beautiful.
2.
Subject dengan kata benda khusus selalu jamak walaupun tidak memiliki imbuhan
plural ‘s’ . contoh: police, cattle, people.
Example: - The police have arrested
the thief.
- Cattle were
regarded as capital in nearly societies.
Catatan:
Bila
anda menjumpai ‘kata benda + s/es’
biasanya anda langsung menganggapnya sebagai ‘kata benda jamak’ padahal
itu tidak selamanya benar.
Karena
ada beberapa ‘kata benda + s/ es’ yang merupakan kata bend tunggal biasanya
‘uncountable noun’ , contoh:
1. News(berita) , means( sarana) ,
measles (cacar air), species, series.
2. Mathematics(ilmu matematika),
economics(ilmu ekonomi),politics.
Kita juga harus tahu bahwa tidak semua
kata benda jamak memakai imbuhan’s/ es’ . Karena ada yang berubah bentuk dan
ada yang tidak berubah bentuknya.
Perhatikan:
child children
man
men
mouse
mice
person people
tooth teeth
deer deer
C.
Subjek Yang Bisa Diikuti Kata Kerja Tunggal maupun Jamak
1.
Pada penggunaan “Either….or ” dan “ Neither “ ….nor “
a. Jika sebelum kata kerja adalah kata benda
tunggal
|
Either
|
+Kata benda +
|
or
|
+Kata benda
Tunggal+
|
Kata kerja
Tunggal
|
|
Neither
|
nor
|
Example: - Either Andy or John is handsome.
- Neither Maya nor Lusi likes
studying English.
b. Jika sebelum kata kerja adalah Kata benda
bentuk jamak
|
Either
|
+Kata benda+
|
or
|
+Kata benda
Jamak+
|
Kata benda
Jamak
|
|
Neither
|
nor
|
Example: - Either johan or his parents are
stingy.
- Neither the teacher nor
students go to school on time.
Keterangan:
Kunci untuk menjawab soal neither and
either adalah dengan melihat subjek terakhir.
2.
Subjek dengan kata ‘a number of ‘
dan ‘ the number of ’.
Example: - A number of students have gone
home earlier.
( = Sejumplah siswa sudah
pulang lebih awal )
- A number of birds are
flying across the sky.
(= Sejumplah burung sedang
terbang melintasi langit ).
Akan tetapi coba perhatikan !
-The
number of months in a year is twelve.
(= Jumplah bulan dalam setahun adalah dua
belas)
-
The number of students in the classroom is 38.
(= Jumplah siswa di kelas ini adalah 38)
3. Pada penggunaan “ Not
only….but also….”
Example: -
She not only loves flowers but also cares about the environment.
V1+
s
v1+s
- We not only love animals but also care about the
environment.
V1 v1
- The girl is not only beautiful but also smart.
Kata sifat kata sifat
- The successful foot ball players got not only medals but also money.
Kata benda kata benda
Tips:
Penggunaan
“But also “ harus seimbang ,jika sebelumnya kata sifat ,maka setelah ‘but also’
harus kata sifat,begitu pula jika menggunakan kata benda.
To Be dan Kata Kerja
Bantu
|
To Be Sekarang
|
To Be Lampau
|
Auxiliary Verb ‘have’
|
|
I
รจ am
They are
We
She is
It
|
He
She
Was
It
We
Were
They
|
You
They
have / had
We
She has / had
It
|
A. TO BE :
1. Digunakan untuk
menggantikan posisi kata kerja jika suatu kalimat tidak memiliki kata
kerja asli.
Example: - You are student; Her brother is
a barber; She is at park now.
2. Digunakan untuk membantu
kata kerja asli untuk membentuk makna baru dari kata kerja asli tersebut. Dalam
hal ini ‘to be’ berperan sebagai ‘ Auxiliary Verb ’ dan bukan sebagai ‘to be ‘.
Example: - I am waiting a bus. (‘am’
menunjukkan arti sedang )
- The cake
was eaten by Susan. (‘was’ menunjukkan makna pasif ‘di’)
B. AUXILIARY VERB:
Dibagi dalam 3 kelompok yaitu: Be,
Do dan Have.
1.
Be : Adalah “ to be ” yang berfungsi
sebagai kata kerja bantu/ Auxiliary Verb dan berfungsi membentuk makna sedang
dan bentuk pasif pada kata kerja asli. Lihat contoh penggunaan “to be “ yang
kedua.
2. Do
: Adalah bentuk Auxiliary Verb yang terdiri dari ‘Do,Does,dan Did’.
Bentuk ini berfungsi membantu kata kerja asli untuk membentuk kalimat tanya,
kalimat negative dan kalimat sopan.
Example:
Do you love me?
He didn’t tell me yesterday.
Do come in! ( Silahkan masuk )
3. Have : Adalah bentuk Auxiliary Verb yang
terdiri dari ‘Have, Has dan Had’. Bentuk ini berfungsi membentuk makna ’sudah’
atau bentuk ‘Perfect’ pada kata kerja asli.
Example:
Have you done your homework?
I had turned the light off before I
went out last night.
No comments:
Post a Comment
Terima Kasih Atas Komentarnya..
Semoga Bermanfaat....^_^